Showing posts with label 18th. Show all posts
Showing posts with label 18th. Show all posts

Sep 5, 2014

5 Sep

Hari ini, ada tetes air mata. Entah karena apa aku tidak mampu menafsirkannya. Hanya ada abu-abu, tidak lagi hitam atau putih. Yaa, memang karena manusia akan selalu abu-abu.

Ada rasa lelah yang entah mengapa menggerogoti seluruh tubuhku hingga ke dalam rusuk-rusuknya.

Ada rasa sakit yang entah mengapa membuat ku tak mampu lg berdiri tegak.

Ada rasa kantuk yang seolah-olah membunuhku ke alam mimpi yang gelap tanpa terang sedikit pun.

Ada rasa sedih yang perlahan tapi pasti akan membuat aku menyentuh titik kehancuran.

Ada rasa yang tak bisa digambarkan. Yang pasti aku sedang di titik melankoli memuncak tak terkendali. Ada cerita dan kisah yang tak pernah pergi dan memilih untuk tetap tinggal, sekalipun banyak yang membuat aku ingin membuang memori itu, tapi ia enggan. Memilih dan memaksa untuk tetap berada di sana. Di tempat kenyamanannya yang menyakitkan. Teramat sangat.

Maka mungkin memang benar, if there's something that stays on your mind, maybe it's supposed to be there.

Aug 9, 2014

dan semuanya (segera) di mulai

detik-detik mendekati waktu libur yang akan terhenti.

aku masih di sini, penuh dengan kebimbangan dan ketidakpastian.
mau sampai kapan tapi? bergumam sendiri, diam, kemudian pergi begitu saja tanpa sebuah jawab akan keraguan.

ada yang tak bisa dimengerti sekarang ini. bahwa semuanya akan menjadi sesuatu yang baru.
lebih dari sekedar datang ke gedung bertembok putih, memakai putih-abuabu seperti dulu.
tepat pukul 7 sudah bergumul dengan buku dan lalu pulang ke kediaman di bawah terik mentari tiap harinya.

sekarang semua akan lebih dari itu.
tidak ada lagi mereka, teman dan sahabat. yang duduk di pelataran sekolah, hanya untuk bersendau-gurau. berbagi cerita. menghapus tangis. dan segala waktu yang biasanya kalian, aku dan mereka, habiskan bersama.
tidak ada lagi guru yang dengan gencarnya memperhatikan kita. meski sering kita torehkan luka dalam hatinya.
semua, sekarang, akan diperjuangkan sendiri.

jarak bersama mereka yang akan kurindukan pun semakin melebar. entah untuk berapa lama lagi aku akan menjumpainya. tak akan ada lagi cerita dalam tatap muka, tak akan ada lagi peluk yang menyembuh luka.
aku belum siap. jujur saja, aku masih ragu.
langkah ini terhambat oleh belenggu ketakutan yang menggelapkan pikirku sendiri.
langkah ini tertahan oleh kegalauan batinku yang meremukkan segala ketenangan.

hari demi hari.
terasa semakin berat saja.

hari demi hari.
terbuang tanpa henti.
terbuang dan sia-sia.

apa harus semuanya di mulai?


aku (tidak) siap.

May 27, 2014

ad maiora obtinenda mittimur


















kami diutus untuk memperjuangkan hal-hal yang besar
-graduation&prom Gonzaga#25-


thankyou God o:)




thankyou Lord and Mother Mary
for the blessings
mom&dad
my bro
dit
and all of my families and friends
for your support

Mar 13, 2014

again, I feel insecure

again and again and again.

di saat lagi sibuk-sibuknya ujian gini, ngerasa takut itu biasa sebenernya, cuma mungkin gw terlalu paranoid dengan yg namanya 'ketakutan', 'kegelisahan', dan semacemnya..

ada kesendirian yang entah kenapa tiba-tiba kerasa jadi beban banget. ada kesepian yang entah bagaimana menghantui. ada kekesalan yang entah karena apa. ada ketakutan yang entah bagaimana mengikuti. ada kegelisahan yang diam-diam menggerogoti.

insecure sama hal-hal yang gak penting, insecure sama hal-hal yang katanya cuma mitos, insecure sama hal-hal yang dibuat-buat sama otak, insecure sama hal-hal yang udah biasa tapi tetep aja mengundang rasa tidak enak.

again and again and again.
what am i supposed to do?

go away fear, go....please.

Jan 9, 2014

another surprise from this guys, thankful to have you all..

"apa yang pernah dibangun tidak akan runtuh begitu saja karena fondasi yang kuat"

semoga tetep kompak begini yaa... :D