there is only one thing i want you to do.
it's quite easy, if you make it easy.
it's hard. i know it is, but you can choose not to make it hard.
i just want you to never give up on me.
when i push you away, please pull me back. pull me closer to you.
when i shout at you, cause you know i'm so angry. and i can't help it myself,
please hug me tightly. so tight 'till i can never loose myself from your arm.
when i don't answer your calls, don't read your chats, or else in between,
please come, visit me at my home. make sure to yourself that i am okay.
when i get overly clingy or just sometimes doubt myself that i can be with you forever,
please assure me that i am you only one. and will always be your one and only girl.
when i feel insecure, sad, and the tears won't stop running through my cheeks,
'till i can hardly breath, please remind me how blessed i am.
remind me that everything is going to be okay, eventually.
remind me that i have your shoulder to lean on.
i have you to put my smile back on my face.
when i'm about to give up on you and run away from you,
please kiss me. hug me. whisper to me in my ears those three words.
just show me why i shouldn't.
i know maybe this is too much to ask
but still, i only as for one.
i am hoping that you love me enough to do this.
to stay. to stand still. to be there beside me through whatever.
to be a little more patient.
p.s.
i do the same for you, boy.
Showing posts with label poetry. Show all posts
Showing posts with label poetry. Show all posts
Jun 1, 2014
Feb 26, 2014
to you, again
home alone.
you break down.
letting out everything.
crying as loud as you can.
your family come home.
and here you go.
fake smile, fake laugh.
pretend everything is ok.
they don't suspect a thing.
they don't suspect their child is broken and falling apart.
-weheartit
labels:
bestfriend,
love,
poetry
Nov 13, 2013
ditemani malam
aku menjadi ragu akan makna kata
aku menjadi ragu akan makna rasa
rasa yang pernah berbalut tawa
rasa yang kini melebur bersama rasa sepi
aku ingin tuli, bila lagi-lagi ku memasang telinga akan kata itu
aku tak lagi haus akan kata
kata yang merajut makna demi makna
namun semakin membuat aku hilang ditelan kebimbangan
masihkah kata itu utuh?
utuh dengan segala pengertian yang ku dengar lewat deru nafasmu
utuh dengan segala cerita yang merangkai bersama langkah-langkah bahagia
karena semua itu aku menjadi ragu
ragu untuk menatap masa-masa yang ada di depan mata
ragu untuk meragu
ragu untuk menduduki kepastian
karena semua itu aku menjadi ragu akan satu
satu yang utuh
satu yang sempurna
satu yang kini pergi tanpa pamit
satu yang tinggal menjadi serpihan
serpihan tercecer tak terurus
serpihan terbuang yang bersisa luka
serpihan memori akan kata
dan yang membuat ku ragu, kata itu, cinta.
(karena semua itu aku menjadi ragu)
labels:
life,
poetry,
random,
senioryear
Jul 19, 2013
Jan 16, 2013
untukmu
"aku heran, sebersit senyummu
bisa memecah rindu sekeras itu di dadaku.
aku heran, pekik tawamu
bisa membuatku menyeberangi waktu demi waktu.
aku heran, bagaimana bisa semua ketenangan
dan kebahagiaan mewujud kamu.
aku heran, bagaimana kamu selalu tersebut
dalam doa dan menunggu diamini waktu.
aku heran, bagaimana bisa kamu tertinggal di diriku.
aku heran, bagaimana bisa dengan sejentik waktu.
pusaran matamu menenggelamkanku.
aku heran, bagaimana aku dengan mudahnya mencintaimu.
sepertinya itu bukan keheranan, jika aku terlahir
untuk menunggu dan lalu menemani kamu.
sepanjang waktu."
- sadgenic - chapter 1 "Kotak Surat dan Kamu", page 66 -
bagus ya? bagus banget menurut gw. entah bagaimana, semua yang tertulis itu menggambarkan perasaan yang gak pernah bisa gw sampaikan ke dia. sejak dulu, sejak mengenalnya. persis sama.
Oct 22, 2012
should i hold on?
still confuse? yes, i am. i don't know how to say this, but it is complicated. too hard for me to take, to hard for me to play with this feeling. it hurts, much more than you ever thought. maybe you can say, "yaudah tunggu ajalah dis". as easy like that? no, it's not. it is waaaaaaaay harder than that. cause when you're in my position, i bet you will think and act the way i did these whole time.
like this week, 4 days of 7. it just............ugh. can't describe. happy? yes. but it just like that. and one time, that should be a special moment, just disappear like a wind blew away. because i can't meet him up. i can't see his face, those eyes, and those smiles. and what makes me harder to accept the truth, is that this thing, happened twice. like last year. :")
well, as usual, all i can do is just writing on a piece of paper, or using notes app in my phone, doodling your name, and wondering all of the what-if(s).
"kadang bertahan itu menyakitkan...
kadang bertahan itu luka...
pedih, menyeruak dari lubuk hati terdalam
bahkan suaraku tenggelam di dalamnya
membisu, hingga hati berdusta lagi
menangis, hingga tiada henti mengalir
menuruni lekuk wajah yang dirundung duka
menyusurinya bersama hening
aku hanya diam.. tak mampu bertindak
aku menjadi pasif.. tak mampu mengungkap
sakit ini terus menggema
membuatku menjadi tuli akan teriaknya..
lagi lagi aku melangkah mundur..
membiarkan diri hanyut
terbawa pergi oleh arusnya dalam luka"
Aug 16, 2012
the real us
siapa tak ingin menjadi baru
aku pun ingin menjadi baru
yang dapat menggapai titik maksimal
kekuatan diri
menjadi baru menjadi lebih berarti
menjelma menjadi sosok berharga
yang tahu bagaimana harus memilih
dan berdiri sendiri
bisakah aku hidup tanpa beban?
dapatkah aku bersinar terang?
layaknya dewi penghuni pesona
selalu ditunggu, tak pernah menunggu
mimpiku menjadi baru
tak segan meninggalkan segala keburukan
menyelami kepribadian jiwa
mengenal diri sampai titik terendah
menjadi baru dan terlahir kembali
butuh proses serta membongkar pasang
membangun kembali diri lewat daya upaya
aku pasti bisa menjadi baru
the real us - chapter 4, page 111
Subscribe to:
Posts (Atom)

